Tag

, , , , , ,

Author : Illah_Iluth

Main Cast :

– Im Yoona

– Choi Siwon

Support Cast : Kwon Yuri, Cho Kyuhyun, others…

Genre : Romance, Drama

Rating : PG 17

Type : Chapter

Diclaimer : Semua cast milik tuhan dan orang tuanya masing-masing. Cerita ini milik saya, dan murni hasil pemikiran saya

Warning : cerita murahan, tidak seru, membosankan, bikin ngantuk, ending yang aneh, bikin sakit mata, bikin gatel-gatel, judul ga nyambung ama isi, cerita yang aneh dan alur yang pasaran!!!

Mian ya, Yoong disini jadi cewek yang ga bener *bow* ga ada maksud ko. Cuma pengen nyuguhin(?) kesan yang berbeda aja dari yoong. Mian ><
Oh iya, Iluth sengaja ga ngasih ratting NC, soalnya emang ga ada adegan NC’nya :p😄

DON’T LIKE??

DON’T READ!!

DON’T BASHING!!

DON’T BE A SILLENT READER!!!

Selamat menikmati~ ^^

_________________________

Author POV

Seorang wanita cantik yang mengenakan gaun warna hitam baru saja keluar dari apartemennya. Jam kerjanya akan dimulai beberapa menit lagi.

wanita itu berjalan dengan sangat anggun, suara ketukan high heelsnya begitu menggema dilorong apartemen itu.

Seorang pria sudah menunggu diseberang gedung apartemen. Pria itu masih duduk didalam Audi R8’nya.

Tak lama, wanita bergaun hitam itu pun menghampirinya, pria itupun cepat keluar dari mobilnya dan langsung menyambut wanita yang sedang ia tunggu.

“sudah lama menunggu??” wanita cantik bernama Yoona itu mengawali pembicaraan. Gayanya sedikit seduktif dan akan membuat siapapun terpana.

 

“tidak, walaupun aku harus menunggumu selama bertahun-tahun, aku akan tetap menunggumu” pria itu tersenyum sambil membelai rambut Yoona.

 

“kita mulai sekarang?” Yoona tersenyum sambil menyentuh dada bidang pria itu

 

“tentu, tapi sebaiknya jangan disini. Kita cari tempat yang nyaman” pria itu berbisik pada Yoona.

 

Mereka pun langsung naik kedalam mobil itu dan tak lama sudah melesat jauh.

 

 

 

*****

 

Siwon POV

 

Malam ini tak seperti biasanya, aku pergi ke club malam bersama adikku, Kyuhyun. Dia memaksaku kesini.

Dari tadi aku hanya duduk dan melihat-lihat hingar bingar yang ada disini. Baru 1 gelas wine yang aku teguk, aku tidak kuat minum.

Sementara Kyuhyun sedang asik berdansa dengan seorang wanita yang ia ‘temukan’ disini. Aku sendiri tak tertarik untuk turun kelantai dansa, walau Kyuhyun sudah berkali-kali mamaksaku.

Aku hanya memainkan ponselku, merasa sedikit bosan. Hingga akhirnya ada seorang wanita yang menghampiriku.

Wanita bergaun ungu muda (?) itu terlihat cantik dan seksi, dia tersenyum padaku.

 

“hai, sepertinya aku baru melihatmu” sapa wanita itu

 

“eummm.. iya, aku baru kali ini kesini” aku tersenyum kikuk

 

“dengan siapa kau kesini” wanita itu duduk dikursi yang ada disebelahku

 

“dengan adikku. Kau sudah biasa kesini?”

 

“tempat kerjaku disini” wanita itu tertawa kecil.

 

“oh iya, namamu siapa? Kau tampan sekali” wanita itu melanjutkan

 

“Choi Siwon imnida. Kau??” aku sedikit membungkuk dan tersenyum.

 

“Kwon Yuri imnida” wanita bernama Yuri itu mengulurkan tangannya, aku pun menerimanya.

 

“aku perhatikan, dari tadi kau diam saja. Kau tidak bergabung ke lantai dansa atau sekedar mencari teman ngobrol?”

 

“tidak Yuri-ssi. Aku malu” aku tersenyum sambil menundukkan sedikit kepalaku

 

“lucu sekali kau” Yuri meneguk minuman yang ia pesan.

 

“eummm… kau tadi bilang kalau tempat kerjamu disini?”

 

“iya, aku kerja disini. Sebagai dancer. Memangnya kenapa?”

 

“ah aniya, Cuma bertanya”

 

“yaaaahh Siwon-ssi, sepertinya jam kerjaku sudah dimulai. Aku harus turun kelantai dansa. Annyeong, sering-sering kesini ya” Yuri segera beranjak dari kusinya dan bergegas kelantai dansa.

 

Tak berapa lama, Yuri sudah tampil disebuah panggung yang ada dilantai dansa itu. Yuri mengganti kostumnya, kali ini jauh lebih seksi.

 

Yuri menarikan tarian yang atraktif dan sedikit erotis. Yuri yang kulihat diatas panggung seperti bukan Yuri yang tadi mengobrol denganku.

Sangat berbeda.

 

aku lihat Kyuhyun berjalan kearahku.

 

“hyung, ayolah. Menari bersama! Kau liat dancernya sangat cantik dan seksi kan?” Kyuhyun terlihat sangat antusias

 

“kau saja Kyu, hyung tidak ingin menari” aku menanggapinya dengan sedikit malas.

 

“kau ini hyung!” Kyuhyun pergi dan langsung turun ke lantai dansa kembali.

Aku melihatnya sangat semangat dan sedikit nakal pada wanita-wanita didekatnya, awas kau Kyu, akan ku laporkan pada Seohyun.

 

Sudah cukup lama aku menyaksikan Yuri menari. Dia nampak sangat lelah.

Tak lama, aku melihat sesosok wanita cantik bergaun hitam sedang duduk sendirian, dia sedang meneguk minumannya. Entah kenapa ada rasa tertarik dalam hatiku.

Aku terus menatap wajah wanita itu. Dan sepertinya dia sadar akan tatapanku yang terus tertuju padanya.

Wanita itu tersenyum padaku, dan ia pun menghampiriku.

 

“hai” sapa wanita itu

 

“ah, hai” jawabku terbata-bata

 

“kau sudah lama disini?” wanita itu duduk dikursi yang tadi diduduki Yuri

 

“iya sudah lama, kau sendiri?” tanyaku

 

“baru saja. Aku baru selesai melakukan pekerjaanku, langsung kesini” wanita itu tersenyum

 

“oh iya, Im Yoona imnida” wanita itu memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya

 

“Choi Siwon imnida” aku tersenyum sambil menerima jabat tangannya.

 

Cukup lama aku mengobrol dengannya, tapi disaat aku sedang asyik mengbrol dengan Yoona, tiba-tiba Kyuhyun datang dan mengajakku pulang. Dasar anak ini.

 

“aku harus pulang ya Yoona-ssi” aku beranjak dari kursiku

 

“rasanya tak rela melepasmu oppa” dia tersenyum manja. Aku hanya tersenyum menanggapinya

 

“jangan lupa menghubungi nomorku ya!!” Yoona tersenyum sambil melambaikan tangannya. Akupun mulai melangkahkan kakiku.

 

*****

 

Yoona POV

 

Selesai ‘melayani’ pelanggan setiaku, Donghae oppa. Aku langsung mampir disebuah club malam yang tak jauh dari hotel tempatku dan Donghae oppa tadi ‘bermain’.

Melepas rasa lelah, akupun duduk disebuah kursi yang tak jauh dari tempat bartender.

Tak lupa, aku juga memesan sebuah champaigne. Kulihat seorang dancer sedang meliuk-liukkan tubuhnya diatas panggung dance yang ada di lantai dansa.

Aku sangat mengenal wanita itu, dia adalah sahabatku, Kwon Yuri.

Sampai sekarang aku masih tidak menyangka, sahabatku menjadi seorang dancer di club malam.

dan aku??

Ya, aku adalah seorang wanita malam, lebih jelasnya aku seorang pelacur.

 

Sudah 3 tahun ini aku menjadi wanita malam. Aku tak ingin seperti ini, tapi karena seseorang, aku jadi seperti ini.

 

Saat aku sedang meneguk champaigne, aku merasa ada sepasang mata yang dari tadi terus memperhatikanku.

Saat aku mengangkat kepalaku, kulihat seorang namja tampan sedang duduk sendirian, dan memang benar, matanya sedang manatapku.

Aku tersenyum, dan akupun langsung mendekatinya.

 

Aku menyapanya lebih dulu, namja ini sangat tampan. Dia mempunyai sepasang lesung pipi yang sangat lucu.

Dan bibirnya….

Eummm.. membuatku sangat ingin melumatnya.

 

Aku duduk disebuah kursi yang ada disebelah namja itu. Aroma tubuhnya sangat membuatku bergairah, tapi sepertinya namja ini masih pemalu.

 

Aku dan dia cukup lama mengobrol. Ternyata memang benar, baru kali ini dia pergi ke club malam ini.

Dan entah kenapa, aku sangat nyaman berbincang dengannya. Dan entah, ada perasaan aneh yang menyeruak kedalam hatiku, perasaan yang tidak pernah aku rasakan pada client-clientku.

Tapi sialnya, disaat aku dan dia sedang asyik mengobrol, tiba-tiba seorang namja datang, dan langsung mengajaknya pulang.

 

Aku sedikit kecewa ketika tau kalau Siwon akan pulang, padahal aku masih nyaman berbincang dengannya.

Tapi dengan berat hati aku harus melepas namja ini.

 

Loh, kenapa aku seperti ini??

Seakan-akan aku jatuh cinta pada namja tadi.

Apa benar?

 

Dan aneh, biasanya aku sedikit agresif pada pria, apa lagi dengan pria tampan dan seksi seperti dia, tapi kenapa dihadapan pria ini aku seperti sebuah boneka kecil yang sangat lembut?

Seolah-olah aku bukanlah aku.

 

Aku terus diam, hingga tak lama seorang pelangganku datang

 

“Yoona, kau sedang tidak sibuk kan?” tanyanya

 

“tidak Eunhyuk oppa, wae? Apa kau mau bermain denganku??” tanyaku menggoda

 

“iya yoong~ oppa sudah rindu padamu” Eunhyuk oppa bergaya manja, dan tak lama dia sudah melumat bibirku

 

“hmmmpp.. oppa, kita lanjutkan di hotel saja ya!!” aku melepas ciumannya dan langsung beranjak dari kursiku.

 

Terpaksa, aku harus melupakan bayangan Siwon dulu untuk sementara.

 

****

 

Siwon POV

 

Baru kali ini aku pulang sepagi ini, aku tak percaya, jam 3 pagi aku baru sampai rumah.

Tapi entah kenapa aku sama sekali tidak mengantuk.

 

“Kyuhyun-ah, apa kau mengenal seorang wanita bernama Yoona?” aku iseng bertanya pada Kyuhyun

 

“Yoona? Tidak hyung, memang kenapa?”

 

“aniya” aku segera masuk kedalam kamarku

 

Aku baru ingat, kalau aku punya nomor handphonenya. Segera saja aku cek di list kontakku dan kutemukan yang aku cari.

Aku bingung harus bagaimana, aku hanya memandangi nomor dan nama itu.

 

“Yoona-ssi, sedang apa kau sekarang??” tanyaku dalam hati

 

*****

 

Malam berikutnya, aku kembali lagi ke club malam itu.

Aku terheran pada diriku sendiri, sejak kapan aku pergi ke club malam?

Tapi seperti ada tarikan magnet yang kuat, aku terus saja menginjak gas mobilku.

 

Kali ini aku sendirian, Kyuhyun tidak ikut karena dia sedang ada kencan dengan pacarnya yang bernama Seohyun.

Dan yang pasti, Kyuhyun tak tau kalau aku pergi kesini.

 

Sesampainya dibangunan yang kutuju, aku segera melangkahkan kakiku.

Dan setelah masuk kedalamnya hingar bingar mulai sangat terasa, detuman musik dari tabble DJ dan sorotan banyak lampu, menambah ramai tempat ini.

 

Aku langsung duduk dikursi dekat bartender, dan langsung memesan minuman, kali ini aku hanya pesan cola, aku tak ingin minum malam ini.

Aku mengedarkan pandanganku ke penjuru tempat ini, dan sudah pasti, kudapatkan seorang yeoja yang ku kenal, Yuri.

Dia sedang mengobrol dengan seorang laki-laki.

Aku mencoba mencari sosok Yoona, namun karena sangat ramai, aku tak menemukannya, mungkin Yoona belum kesini.

 

Beberapa menit kemudian Yuri memesan minuman pada bartender dan sudah pasti dia melihatku.

Yuri langsung tersenyum padaku dan berjalan kearahku

 

*****

 

Author POV

 

“hai, aku tak menyangka kau datang lagi kesini” Yuri duduk dikursi yang ada di sebelah Siwon

 

“iya, aku ingin keluar cari angin, tapi tiba-tiba mobilku malah belok kesini” Siwon  tertawa kecil

 

“kau ini. Dengan siapa kau kesini?” Tanya Yuri lagi

 

“aku sendirian” jawab Siwon pendek

 

“oh iya Yul, kau kenal dengan seorang wanita bernama Yoona?” tanya Siwon to the point, berharap kalau ia bisa mendapatkan beberapa informasi tentang Yoona dari Yuri

 

“Yoona? Ya, aku mengenalnya, waeyo??”

 

“ah ani” Siwon masih malu untuk melanjutkan

 

“wae Siwonnie? Sepertinya ada yang ingin kau tau tentang Yoona?” selidik Yuri

 

“eummm… aku…. agak tertarik dengan gadis itu” Siwon sedikit terbata-bata

 

“oh begitu. Yoona itu temanku sewaktu di SMA”

 

“ada beberapa hal yang tak boleh kau tau tentang dia. Eumm.. mungkin kau akan mengetahuinya sendiri nanti” ujar Yuri

 

“memangnya kenapa Yul??” tanya Siwon bingung

 

“karena kau tidak boleh mengetahuinya. Tapi jika kau mengetahuinya sendiri, mungkin kau akan lebih mengerti”

 

“oh begitu. ya sudah, gomawo Yuri-ah” Siwon tersenyum pada Yuri

 

“ne Siwon-ssi. Mianhae”

 

“Gwenchana”

 

“Yuri-ah,, sudah waktunya kau kerja” Seorang pria berteriak pada Yuri

 

“ne, sebentar” Yuri membalas teriakan pria tadi

 

“Siwon-ssi, mianhae, aku harus kerja” Yuri beranjak seraya membelai lengan kekar Siwon sambil tersenyum jahil.

 

Dan beberapa menit kemudian, Yuri sudah melakukan pekerjaannya, menghibur tamu yang datang dengan tarian aktraktif dan erotisnya.

Yuri meliuk-liukkan tubuh seksinya diatas sebuah tiang yang sengaja diletakkan melintang di tengah panggung itu.

 

Siwon hanya diam melihat pertunjukan Yuri, sedangkan banyak pria yang tidak tahan melihat keseksian Yuri.

 

Ternyata, wanita yang dicari Siwon juga mengunjungi club, kali ini Yoona bersama seorang Clientnya.

Yoona yang baru saja memasuki club tak sengaja melihat Siwon, dan Yoona tau apa yang akan terjadi jika ia terus melanjutkan langkahnya.

 

“oppa. Kita langsung ke hotel saja yuk!! Aku sudah tidak tahan, kita tidak usah kesini” rengek Yoona dengan gaya seduktif

 

“eummm kau sudah tidak tahan Yoong?? Baiklah, oppa turuti apa yang kau mau chagi” Pria yang bernama Leeteuk itupun menuruti kemauan Yoona dan kedua orang itupun langsung keluar club, mereka segera berlalu menuju tempat tujuan mereka.

 

“Siwon oppa, kenapa dia ada di club itu??, untung aku melihatnya, kalau tidak, dia pasti akan langsung membenciku” gumam Yoona dalam hati

 

Di dalam mobil, Yoona hanya diam, difikirannya sedang berkutat tentang Siwon, dia bingung apa yang sedang terjadi padanya.

 

“chagi… kenapa kau hanya diam??” tegur Leeteuk

 

“ah, ani oppa. Aku hanya ingin diam” Yoona mencoba tersenyum dan bertindak sewajarnya dia.

 

“oppa, sebaiknya konsentrasi saja, dari pada nanti ada apa-apa, nantinya…. malam kita gagal” Yoona mengedipkan satu matanya dengan genit, dan Leeteuk langsung meleleh dengan omongan Yoona.

 

Tak berapa lama, mobil Leeteuk sudah memasuki parkiran hotel.

Dan setelah chek in, mereka berdua pun masuk kedalam kamar yang dituju.

 

Yoona segera memeluk Leeteuk dengan mesra, Leeteuk membalasnya dan langsung mencium tengkuk Yoona.

 

“oppa, apa istrimu tidak tau kalau kau sering main gila denganku?” ujar Yoona ditengah-tengah pelukan mereka

 

“sudahlah, jangan pedulikan istriku, dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya, pulang pergi Korea-Perancis atau Korea-New York terus, membuatku kesepian”

 

“Kau tau Yoong? Oppa butuh kehangatan” Leeteuk berkata manja

 

“dan hanya kau yang bisa memberi kehangatan itu” Leeteuk langsung menidurkan Yoona diatas ranjang

 

Dan mereka berdua pun langsung melakukan kegiatan ‘inti’ mereka…..

 

*****

 

Sementara ditempat lain, Siwon masih duduk menunggu Yoona, dia masih melihat pertunjukan Yuri.

 

“hmmm… mungkin Yoona tidak kesini malam ini” ujar Siwon

 

“apa sebaiknya aku pulang saja. Ini sudah pukul 2 pagi, Kyuhyun pasti sudah tidur. Kemarin jam segini Yoona sudah disini, mungkin juga, Yoona sudah tidur. Tapi aku ingin sekali bertemu Yoona, ya sudah sebaiknya aku tunggu beberapa menit lagi”

 

*****

 

“uuuuuhhhh…. malam ini kau begitu ganas oppa” gumam Yoona sambil melingkarkan tangannya dileher Leeteuk

 

“kau juga chagi, sangat fantastis” Leeteuk kembali mencium Yoona

 

“ya sudah, pakai lagi bajumu” Yoona menyodorkan pakaian-pakaian Leeteuk

 

“tapi aku masih kurang Yoong”

 

“tapi oppa… katanya istrimu akan pulang hari ini. Kau harus menjemputnya dibandara. Sebelum kebandara, kau harus tidur dulu, agar kau tak mengantuk. Malam ini kau sudah bekerja keras yeobo” Yoona berkata dengan nada seduktif

 

“kita lanjutkan kapan-kapan” Yoona berbisik lembut ditelinga Leeteuk

 

“baiklah, tapi oppa tak rela melepasmu” Leeteuk memasang wajah cemberut, tapi Yoona hanya menanggapinya dengan senyuman

 

*****

 

“hmmm mungkin Yoona sudah tidur. Jadi dia tidak kesini. Ya sudah lah, aku pulang saja” Siwon beranjak dari kursinya dan langsung berjalan menuju pintu keluar

 

Siwon segera menyalakan mesin mobilnya dan tak lama sudah berlalu meninggalkan parkiran.

 

Siwon mengendarai mobilnya agak santai,sesekali dia melihat keluar jendela.

Dan saat dia melewati sebuah bangunan hotel bintang 5, Siwon mengangkap sosok seorang wanita yang dia kenal.

Walau belum terlalu mengenalnya, tapi Siwon yakin itu adalah dia, Siwon pun menghentikan mobilnya.

 

Siwon melihat Yoona sedang menggandeng seorang pria, dan kemudian pria itu mencium mesra Yoona.

Mata Siwon memanas, dia tidak menyangka akan melihat kejadian seperti ini.

 

Siwon mencoba menelfon Yoona, dan benar saja, wanita yang dia lihat sedang berciuman itu segera mengambil handphonenya.

 

“hmmppp oppa, sebentar” Yoona melepas ciumannya.

 

“hah siwon oppa?” Yoona terkejut dengan sebuah nama yang terpampang dilayar handphonenya

 

“yeoboseyo” Yoona mengawali telepon

 

Siwon hanya diam, dia bingung apa yang harus ia katakan.

 

“yeoboseyo oppa” Yoona kembali menyapa

 

“siapa Yoong?” tanya Leeteuk

 

“seseorang” Yoona menjawab sambil tersenyum

 

“oppa?” sapa Yoona

 

Karena tetap tidak ada suara, Yoona pun segera mematikan telefon

 

Siwon melihatnya dengan jelas, wajah Yoona memang terlihat sangat gugup. Seolah-olah dia tengah kepergok sedang melakukan dosa besar.

Dan setelah itu Yoona segera masuk kedalam mobil Leeteuk, Siwon pun melajukan mobilnya.

 

*****

 

Siangnya Siwon mencoba untuk menelfon Yoona, Yoona yang saat itu tengah bersantai di apartemennya segera mengangkat telefon Siwon

 

“yeoboseyo oppa” Yoona mengawali telefon

 

“yeoboseyo yoong” Siwon menjawab dengan suara yang sedikit gugup

 

“ada apa oppa? Eummmm aku merindukanmu” sahut Yoona manja

 

“oppa juga Yoong” Siwon tersenyum, dia tak bisa melupakan kejadian yang tadi malam dia lihat dengan mata kepalanya sendiri

 

Mereka cukup lama mengobrol, sampai seorang client Yoona menelfon Yoona untuk melayaninya.

 

*****

 

“hyung kau mau kemana” Kyuhyun bingung dengan kakaknya yang sudah sangat rapi

 

“aku mau keluar Kyu”

 

“apa sekarang kau sudah punya pacar baru?”

 

“belum Kyuhyunnie, aku hanya pergi ke rumah teman, mungkin agak lama. Kau jaga rumah baik-baik”

 

“ne, baiklah. Aku akan telefonan dengan Seohyun sampai mengantuk” Kyuhyun tersenyum.

 

Siwon hanya tinggal berdua dengan adiknya, kedua orang tua mereka sangat sibuk

Mengurus perusahaan besarnya yang ada di Jerman. Jadi sudah pasti, kedua orang tua mereka tidak bisa sering pulang ke Korea.

Siwon sangat Sibuk mengurusi perusahaan orang tuanya yang ada di Korea, sedangkan Kyuhyun masih kuliah.

 

Siwon segera melajukan mobilnya menuju club malam.

Sekitar 20 menit, Siwon sudah sampai diparkiran club malam itu.

Dia melangkahkan kakinya memasuki tempat dimana ia bertemu dengan Yoona.

 

Siwon segera mencari Yuri, berharap kali ini Yuri mau memberikan beberapa info tentang Yoona padanya.

 

Siwon segera menuju bartender

“permisi, apa kau melihat Yuri” tanyanya pada bartender yang sedang meracik minuman

 

“iya, aku melihatnya. Tapi sepertinya dia sedang mengganti pakaiannya” jawab bartender itu

 

“kau tunggu saja disini” lanjut bartender tadi

 

“baiklah”

 

Siwon duduk dikursi. Perasaannya tak karuan, segala pertanyaan berputar diotaknya

 

“siapa laki-laki yang bersama dengan Yoona kemarin malam?”

 

“apa dia sudah punya pacar?”

 

“katanya dia masih single”

 

Semua pertanyaan bertubi-tubi menyerbu otaknya.

 

Tak lama, sorang wanita cantik datang, dia yang sedang ditunggu Siwon

 

“Yuri-ah, yeogirae!!” Siwon melambaikan tangannya pada Yuri

 

“ne Siwon-ssi, ada apa?” Yuri segera mendekati Siwon dan duduk disebelahnya

 

“eummmm…. Yoona”

 

“kau mau tau apa lagi tentang Yoona??”

 

“apa Yoona sudah punya pacar??”  tanya Siwon penuh selidik

 

“eummmmm setauku belum, wae??”

“tapi kemarin malam, sepulang dari sini aku melihat dia dengan seorang laki-laki sedang berciuman di depan hotel” jelas Siwon

 

“eummm..” Yuri terlihat sangat bingung, ia bingung harus menjawab apa

 

“eee… eummm.. Siwon…” Yuri terbata-bata

 

“siapa laki-laki itu Yoong? Pacarnya Yoona kah??” Siwon terus bertanya

 

“sepertinya bukan Siwonnie, Yoona akan cerita padaku kalau dia punya pacar. Mungkin laki-laki itu”

 

“siapa Yoong?”

 

“kenapa kau sangat ingin tau??” tanya Yuri balik

 

“sudah aku bilang kan, aku tertarik dengan Yoona” Siwon menundukkan kepalanya

 

“ya, kau sudah bilang kemarin”

 

“tolonglah Yul, beritau aku segala tentang dia!!” Siwon sedikit memohon

 

“eeuuummmm…. aku takut Siwon-ssi”

 

“takut kenapa??”

 

“eumm.. apa kau akan tetap mencintai Yoona kalau kau tau yang sebenarnya??”

 

“iya Yul”

 

“tapi Yoona bilang padaku kalau aku tidak boleh memberitahukan ini padamu” Yuri terlihat cemas

 

“memangnya kenapa?” Siwon sangat bingung dengan wanita yang ada dihadapannya ini

 

“karena satu hal”

 

“apa salahnya kau memberitahuku. Palli!!”

 

“Yoona ituuuu”

 

“apa Yul??”

 

“Hufttt…. Dia adalah Seorang…..” Yuri tidak melanjutkan omongannya

 

“Yul, ayolah, jangan bertele-tele!!”

 

“Dia seorang pelacur” Yuri berterus terang pada Siwon

 

 

TBC

 

Duuuuhhh mian ya, ff’nya gaje banget ><
mohon di komen ya!!
Gomawo~