Tag

, , ,


Tittle: Please don’t go!!

 

Author: Iluth_Mrs.Andrew407

 

Main cast: Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk, Han Hye Sung (OC)

 

Support cast: Lee Donghae, Kim Hyoyeon, other…

 

Genre: Tragedy, Romance, Angst, Sad

 

Ratting: PG

 

Desclaimer : Semua Tokoh punya orang tuanya dan Tuhan, Jalan Cerita Punya Author… ini FF punya author dan hasil jerih payah author ==”

 

Warning : FF’nya abal-abal, cerita pasaran, gaje, banyak typo, ga sesuai EYD, bikin sakit mata(?), aneh, tidak masuk akal, etc…

 

Contact me on:

  1. fb: Chubbyloethz_@215@rocketmail.com
  2. twitter: @Luth_407
  3. wp: parkkyuri.wordpress.com

 

~*~*~*~*~*~

 

Sebelumnya izinkan author bercuap-cuap ria dulu.
ini fanfict author bikin cuma iseng aja gara-gara mimpi author disuatu malem. Dimimpinya, itulah yang terjadi sama Eunhyuk T.T tapi itu hanya mimpi . dan ff ini hanya fiction belaka.
Jadi maaf kalo hasilnya gaje dan luar biasa jelek. Author ga ada bakat bikin fanfict.
maaf kalo ada yang tidak kalian sukai. Maaf kalo ada beberapa typo!!
jangan jadi SILLENT READER, tolong hargai karya buduk author ini!!
dan segala bentuk komen apapun author terima kecuali komen BASHING. So, komen pake kata-kata yang sopan!!

 

I HATE PLAGIATOR!!!!

I HATE SILLENT READERS!!!!

 


Happy reading~ ^^

_________________________

 

Author POV

Seorang namja berbadan kurus baru saja keluar dari apartemennya, Ia pun segera bergegas ke tempat parkir.

Segera ia menyalakan mesin mobilnya dan tak lama ia pun sudah pergi meninggalkan tempat itu.

 

Setelah sekitar 30 menit diperjalanan,namja itupun sampai di kampusnya.

 

Namja bernama Eunhyuk itupun keluar dari mobilnya.

 

“oppa… chakamman!!” teriak seorang yeoja,yang suaranya sangat familiar ditelinga Eunhyuk.

“ah.. Hyesung-ah,baru sampai?” tanya Eunhyuk sambil tersenyum

“ne,aku baru sampai. Eumm.. oppa sudah sarapan??”

“belum Hyesung-ah,kalau kau??”

“aku juga belum,hehe.. kalau begitu ayo kita sarapan di kantin. Aku lapar oppa” ajak Hyesung sambil bertingkah aegyo,yang sudah pasti membuat Eunhyuk gemas.

“ne Hyesung-ah,kajja!!” Eunhyuk menggandeng tangan Hyesung.

____________________

“oppa,kau mau makan apa?” tanya Hyesung sambil membenarkan tempat duduknya.

“terserah kau” ujar Eunhyuk lirih

“huuu kebiasaan”

“hahaha… oppa tidak mau merepotkan”

“ne ne ne,terserah oppa” Hyesung menjulurkan lidahnya

Sudah setahun ini Eunhyuk dan Hyesung akrab. Dan selama itu lah Eunhyuk memendam perasaan kepada Hyesung.

 

Bagaimana tidak,Hyesung memiliki wajah yang cantik dengan kulit yang bersih. Rambut ikal panjang dan mata yang besar. Eunhyuk sangat mengaguminya..

_________________________

 

Eunhyuk POV

 

Yeoja ini.. kenapa aku begitu tergila-gila padanya.

Tapi dia tak pernah tau perasaanku.

Hyesung-ah,aku sangat mencintaimu…

Aku tidak mau jika Hyesung tau bagaimana perasaanku yang sebenarnya.

Aku tidak mau hyesung jadi membenciku.

“jepit rambutmu bagus” gumamku

“jinjja?? Eomma yang membelinya kemarin” Hyesung tersenyum sambil memegangi jepit rambutnya

“kau sangat cocok memakainya. Kau terlihat sangat cantik Hyesung-ah” lagi-lagi aku memujinya.

“gomawo oppa” Hyesung hanya tersenyum dan kembali menyantap makanannya.

“eummm… apa oppa boleh tanya sesuatu?”

“tanya apa oppa?”

“bagaimana kalau kau punya sahabat,sahabatmu itu sangat menarik. Lalu kau jatuh cinta,kau ingin sekali mengatakannya,tapi kau tak mau persahabatan kalian hancur. Apa yang akan kau lakukan hyesung-ah?” tanyaku panjang lebar

“eummm… aku akan jujur” jawabnya singkat

“jujur?”

“ne,aku akan mengatakan yang sejujurnya. Karena bagaimana pun perasaan itu jangan di pendam,nanti bisa timbul penyakit”

“hmmm.. baiklah”

“memangnya ada apa oppa? Tumben sekali kau bertanya seperti itu?” tanya Hyesung dengan mulut penuh makanan

“aku mencintaimu Han Hye Sung. saranghae” kataku to the point

“mwo?” Hyesung membulatkan matanya

“ne,sejak pertama aku sudah jatuh cinta padamu”

“oppa jangan ngaco ah!” pipi Hyesung memerah dan ia segera mengalihkan pandangannya. Omooo.. imut sekali yeoja ini.

“aku serius,aku sangat mencintaimu” jawabku mantap

“jeongmal?”

“ne. jadi bagaimana? Apa kau marah padaku? Mianhae Hyesungie,seharusnya aku tak mengatakannya. Aku hanya ingin kau tau kalau aku sungguh sangat mencintaimu. Kau tak perlu menjawabnya. Mianhae” ucapku agak pesimis

“ani oppa”

“mworago?”

“nado” sahut Hyesung tersenyum

“maksudmu Hyesungie?” aku menajamkan pendengaranku

“nado saranghae” jawab Hyesung sambil malu-malu

“jinjja?” aku tak percaya dengan apa yang terjadi

“ne,aku juga merasakan apa yang kau rasakan oppa. Makannya aku selalu ada untukmu”

“gomawo Hyesungie” aku tersenyum senang.

“aku juga cinta oppa”

_________________________

 

Hyesung POV

 

Kyaaa.. aku tidak percaya semua ini.

Eunhyuk oppa,namja yang sudah lama aku sayang,sekarang resmi menjadi kekasihku.

Omooo.. pipiku memanas.

Pasti pipiku merah padam

Kenapa dia baru mengatakannya sekarang. Aku sudah lama menunggu moment ini.

Ya,harus kuakui,kalau aku juga sangat mencintainya.

Dia namja pertama yang benar-benar membuatku jatuh cinta. Sampai membuatku susah tidur setiap malamnya.

Dia adalah namja pertama yang selalu membuat jantungku berdebar jika didekatnya.

“Hyesung-ah,kenapa pipimu merah?” tanya Eunhyuk oppa membuyarkan lamunanku.

“ah,ani oppa. Gwenchana” aku tersenyum malu.

Jujur saja,aku tak berani menatap matanya. Bisa-bisa jantungku langsung copot.

“kita ngobrol di taman yuk. Kajja!!” ajak Eunhyuk oppa sambil bangun dari duduknya.

“ne” aku menjawab sambil mengambil tasku

“kajja!!” Eunhyuk oppa menggandeng tanganku.

Ya tuhan,kenapa rasanya beda.

Padahal Eunhyuk oppa sudah sangat sering menggandeng tanganku.

Tapi kenapa sekarang rasanya aku gugup sekali?

“kau kenapa Hyesung-ah? Tidak seperti biasanya” Eunhyuk oppa mulai merasakan ada yang beda.

“ani oppa. Aku hanya sedikit gugup” aku malu sekali

“wae?” tanya Eunhyuk oppa bingung

“aku malu,karena sekarang kau namjachinguku” aku tersenyum malu.

“hahaha… jangan malu Hyesung-ah,biasa saja. Kita kan sudah terbiasa”

“tapi kan sekarang beda”

“nanti kau akan terbiasa” ujar Eunhyuk oppa sambil duduk dibangku taman.

“kau benar mencintaiku oppa?”

“aigooo…. Aku sangat mencintaimu Han Hye Sung”

“jeongmal?”

“ne,waeyo? Kau tak percaya padaku?’

“Ani,aku hanya takut kalau kau hanya ingin membohongiku”

“aku tidak bohong,aku sangat mencintaimu. Saranghae..” ucap Eunhyuk oppa sambil menatap mataku.

________________________

 

Tak terasa,sudah setahun hubunganku dengan Eunhyuk oppa.

Aku dan dia tidak bisa terpisahkan. Kami selalu bersama-sama. Aku sangat nyaman tiap kali berada didekatnya,mungkin karena gaya konyolnya yang lucu itu.

Ini adalah 1st anniversary kami. Aku sengaja menyibukkan diriku di dapur. Aku membuat semua makanan favorit Eunhyuk oppa.

Aku senyum-senyum sendiri. Membayangkan bagaimana wajah kekasihku nanti.

Betapa tampannya dia.

Aku mengambil handphoneku,dan mengirimnya pesan.

 

For: my Spencer ‘monkey’ oppa

 

Don’t forget chagi!!

4 pm!!

I’ll be waiting ^^

 

__________________________________

 

Eunhyuk POV

 

Hanphoneku berbunyi tanda ada pesan.

Oh,dari yeojaku rupanya.

Aku segera membalas pesannya. Aku langsung tersenyum,yeoja ini selalu membuatku cinta.

Aku pergi ke toko bunga,untuk membeli bunga yang akan kuberikan padanya.

“annyeong hasimnika,mau beli bunga apa?” seorang pelayan menghampiriku.

“aku mau pesan bunga mawar merah”

“berapa jumlah bunganya?”

“16,karena yeojachinguku menyukai angka itu” jawabku sambil tersenyum.

“wah,kau romantis sekali,pasti yeoja yang menjadi yeojachingumu itu adalah yeoja yang beruntung” ujar pelayan itu

Aku hanya tersenyum menanggapinya.

Tak lama sebuket bunga pun jadi. Sangat indah sekali. Harumnya yang khas langsung tercium.

Pasti Hyesung suka.

Setelah aku membayar,aku pun langsung keluar dari toko itu.

_________________________

 

Hyesung POV

 

Sudah pukul 3,sebaiknya aku sesega bersiap-siap.

Aku memakai dress pink,dress ini pemberian eunhyuk oppa. Saat aku ulang tahun kemarin.

Aku langsung menuju meja riasku. Memoles makeup natural pada wajahku.

“hmmm… Hyesung,kau cantik juga” gumamku sambil menatap bayangan diriku di cermin.

Aku langsung beranjak mengambil masakanku yang sudah aku siapkan untuk kekasihku.

Memakai sepatuku.

Dan langsung keluar mencari taksi.

Tak lama sebuah taksi menghampiriku.

“mau ku antar kemana agashi?” tanya sopir taksi itu

“antarkan aku ke taman di dekat sungai Han”

“baiklah agashi”

Selama perjalanan aku hanya memandang keluar. Aku sudah tidak sabar bertemu dengannya.

Eunhyuk oppa… kau selalu membuatku rindu.

Setelah perjalanan sekitar 40 menit,aku sudah sampai di tempat tujuanku.

Aku langsung menuju bangku tujuanku.

Disini lah tempat pertama kami kencan. Aku masih ingat bagaimana dulu kita masih malu-malu.

Lucu rasanya.

Aku langsung menelfon Eunhyuk oppa

“yoboseo oppa” kataku mengawali telefon

“yoboseo chagi. Kau sudah sampai?” Eunhyuk oppa menjawab

“ne oppa. Aku sudah sampai. Palli! Aku sudah sangat merindukanmu” ujarku.

“sabar chagi. Aku sedang dijalan. Sudah dulu ya,aku tidak mau konsentrasiku terganggu karena terus memikirkanmu. Hehe”

“ne oppa. Joshimae!!” aku menutup telefon

____________________________

 

Aiiiisshhh….

Kenapa tiba-tiba turun hujan.

Lalu bagaimana ini?

Aku harus cepat-cepat berteduh.

Tapi bagaimana kalau Eunhyuk oppa datang dan aku tidak ada disini?

Ya Tuhan… eottokhae??

Kuputuskan untuk berteduh. Aku berteduh disebuah kedai tteokpokki dekat sini,dulu aku dan Eunhyuk oppa sering makan tteokpokki disini.

 

“annyeong haseyo Jung ahjuma” sapaku pada ibu penjual tteokpokkie itu

“ah,kau agashi. Kau sendirian saja? Mana pacarmu?” tanya Jung ahjuma,penjual tteokpokki itu sambil celingukan

“dia masih dijalan. Kami sengaja tidak datang bersama” aku segera duduk

“oh begitu. Hujannya sangat lebat. Anginnya juga kencang sekali,semoga Eunhyukkie baik-baik saja” Jung ahjuma tersenyum

“aku harap begitu. Ahjuma,aku pesan 1 porsi tteokpokkie ya”

“ne Hyesunngie” Jung ahjuma pun dengan segera melayani pesananku

 

Aku melihat layar handphoneku. Berharap ada telefon atau pesan dari Eunhyuk oppa.

Tapi,tanpa sengaja handphoneku terjatuh cukup keras, dan menampilkan fotoku dengan Eunhyuk oppa yang menjadi wallpapernya.

 

Ada apa ini? Mengapa perasaanku tiba-tiba jadi tidak tenang.

“ada apa dengan Eunhyuk oppa” batinku

Tapi akupun segera menepis fikiran buruk itu.

____________________________

 

Eunhyuk POV

 

Aaaah bagaimana ini, hujannya sangat lebat, anginnya kencang dan berkabut, pandanganku jadi terbatas.

 

Hyesunngie, maaf aku sedikit terlambat

 

Dengan hati-hati aku mengendarai mobilku. Akupun semakin mempertajam penglihatanku.

 

Tapi tiba-tiba…

 

Saat aku akan menyalip sebuah sepeda motor didepanku, ada sebuah mobil bus yang melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi,dan sudah pasti mobil bus itu menghantam mobilku dengan keras.

 

Kyaaaaaaaaaaaaaaaa……..

 

#Ciiiitttt……

 

#Jduarrrrr

 

Aku merasakan kepalaku menghantam keras pintu mobilku.

Sangat sangat sakit.

Dan tiba-tiba semuanya gelap…

____________________________

 

Author POV

 

Banyak orang yang berdatangan ke tempat itu,mencoba menyelamatkan korban tabrakan maut yang baru saja terjadi.

Hujan deras yang masih mengguyur membuat proses evakuasi itu sedikit terhambat.

“itu,ada seorang pria di mobil yang ditabrak” teriak seorang remaja laki-laki sambil menunjuk mobil Eunhyuk

“ya tuhan,dia sepertinya pingsan. Darah yang keluar dari kepalanya banyak sekali” sahut seorang wanita yang mengintip dari balik kaca mobil Eunhyuk.

Lalu,beberapa orang pria berusaha memecahkan kaca mobil Eunhyuk demi menyelamatkan si pengendara mobil.

Mobilnya sudah sangat rusak berat,kaca depannya retak dan pecah sana sini.

Beberapa menit kemudian Eunhyuk sudah berhasil dikeluarkan

“ayo cepat,hubungi keluarganya” usul seorang wanita

Seorang pria yang berada didekat pinggang Eunhyuk pun langsung mencari ponsel Eunhyuk.

Setelah ponsel itu ketemu pria itu segera menekan tombol received calls, dan di list teratas terpampang nama yang cukup bisa ditebak ‘Nae Chagi’

“sepertinya ini nomor telefon pacarnya” ujar pria itu dan langsung memencet tombol call

Beberapa menit kemudian suara seorang wanita dari seberang sana mengawali perbincangan

“yoboseyo oppa” Hyesung memulai pembicaraan.

“yoboseyo. Agashi,apa kau kekasih dari lelaki pemilik ponsel ini?” jawab pria itu

“ne,kau siapa? Mana Eunhyuk oppa?” terpancar jelas raut khawatir dari wajah Hyesung

“ini,kekasihmu kecelakaan. Dia pingsan,kau harus cepat kesini. Dikawasan Gangnam, didepan sebuah toserba di dekat sungai Han”

____________________________

 

Hyesung POV

 

Deg…

Apa maksud semua ini?

Apa yang terjadi dengan Eunhyuk oppa?

“oppa” mulutku tiba-tiba mengucapkan kata itu

Tiba-tiba air mataku menetes

“ada apa denganmu Hyesungie?” Jung ahjuma seperti bingung denganku

“ani,ahjuma aku harus pergi sekarang, ini bayar tteokpokkinya” aku menyerahkan uang pembayaranku dan langsung bergegas pergi

Aku tak peduli sederas apapun hujan ini, yang ada difikiranku hanyalah Eunhyuk oppa.

Fikiranku kacau,aku menangis sepanjang jalan.

Aku semakin mempercepat langkah kakiku.

Tak perlu mencari taksi karena jaraknya lumayan dekat.

 

Dan tak berapa lama aku melihat segerombolan orang, disitu terdapat beberapa mobil ambulance,sebuah mobil bus yang depannya rongsok karena menghantam benda keras dan sebuah mobil yang sangat aku kenal

Mobil Eunhyuk oppa

 

Astaga apa yang terjadi?

 

Aku langsung menuju mobil Eunhyuk oppa,dan sesosok namja yang sangat aku cintai sedang tergeletak tak sadarkan diri dan seluruh wajahnya bersimbah darah. Air hujan membersihkan sebagian darah itu.

Tangisku pecah, aku menangis sejadinya.

Aku mendekati tubuh namja kurus itu dan langsung memeluknya.

“oppaaaaa” aku tak mampu berkata apa-apa lagi. Lidahku kaku, hanya jeritan demi jeritan yang mampu aku keluarkan

“mianhae agashi, pria ini harus segera dibawa kerumah sakit” seorang laki-laki berseragam perawat menghampiri.

Tangisanku semakin menjadi saat tubuh Eunhyuk oppa diangkat masuk kedalam ambulance.

“oppaaaaa….. Eunhyuk oppaaaa” aku menangis meraung-raung keras saat ambulance itu melaju meninggalkan tempat kejadian, aku ingin mengejar ambulance itu tapi kakiku terasa lemas.

“Agashi,bagaimana kalau kau ku antar ke rumah sakit?” seorang pria paruh baya menawariku

Aku masih tetap menangis,sementara beberapa orang masih mencoba menenangkanku.

Akupun menerima tawaran pria itu, dan mulai masuk kedalam mobilnya.

Sepanjang jalan aku hanya menangis,aku takut keadaan Eunhyuk oppa semakin buruk.

Aku sangat takut kehilangan dia,karena aku sangat mencintainya.

“berdoalah kepada tuhan,minta yang terbaik!” suara ahjushi itu terdengar lambut

Tapi,aku masih tetap menangis,rasanya pasokan air mataku tidak terbatas,sampai-sampai selalu mengalir dengan derasnya, melebihi derasnya hujan diluar.

Tak lama kemudian mobil yang ku tumpangi memasuki halaman parkir rumah sakit.

Dengan tergesa-gesa aku segera menuju ruang UGD, disitu Eunhyuk oppa sedang ditangani.

Dapat kulihat dengan jelas darah yang tak henti-hentinya mengucur deras dari kepalanya. Tubuhku terasa lemas,sementara tangisku semakin pecah.

Beberapa orang perawat mencoba meredam tangisku. Aku tak tega melihat apa yang ada didepanku. Orang yang sangat aku cintai kini sedang sekarat.

Perawat-perawat itupun mengajakku keluar ruangan. Badanku yang basah kuyup membuatku kedinginan.

Badanku menggigil, sementara air mataku tak henti-hentinya mengalir.

Tiba-tiba dokterpun keluar dan menghampiriku

“agashi,apa kau keluarganya?” tanya dokter itu

“bu.. bukan dok,tapi aku pacarnya” jawabku dengan suara terbata-bata

“eummm… pacarmu harus segera dioperasi,bagian dalam kepalanya banyak yang harus segera ditolong”

“apakah dengan operasi itu pacarku akan selamat?”

“kami tidak bisa memastikannya,tapi kami akan berusaha”

“bagaimanapun caranya tolong selamatkan pacarku!!” aku memohon pada dokter itu.

Tak lama, ranjang yang diatasnya terbaring eunhyuk oppa pun dibawa keluar dan masuk ke ruang operasi.

Dapat kulihat, jarum-jarum yang menancap di tangannya.

Aku berusaha mengejarnya,tapi saat didepan pintu ruang operasi,perawat-perawat itu mencegahku masuk,mungkin ini yang terbaik karena aku tak akan tega melihat Eunhyuk oppa disentuh pisau-pisau tajam operasi.

aku menunggunya diluar, aku terus berdoa dan berdoa berharap sebuah keajaiban datang pada Eunhyuk oppa. Semoga tuhan menyelamatkan lelaki yang sangat aku cintai ini.

Aku mulai menghubungi beberapa temanku yang juga merupakan teman Eunhyuk oppa.

Yang pertama adalah sahabat dekatnya, Donghae.

Segera aku mencari nomor Donghae di phone book handphoneku.

“yoboseyo Donghae-ssi” aku berusaha tenang

“ne Hyesung,waeyo? Kenapa suaramu terdengar seperti habis menangis?” balas Donghae

“Eunhyuk oppa…” aku tak kuasa melanjutkan kata-kataku

“ada apa dengan Eunhyuk?”

“dia….” lagi-lagi lidahku kaku untuk kembali melanjutkannya

“dia sedang kritis” lanjutku

“mwo? Kenapa dia? Dimana sekarang?” suara Donghae terdengar sangat khawatir

“ada di Seoul hospital,cepatlah kesini!!”

“baik-baik,aku segera kesitu. Tunggu aku Hyesung!” Donghae mematikan telefon

Dan yang kedua, aku harus menghubungi Hyoyeon, dia sahabatku sekaligus teman akrab Eunhyuk oppa juga.

“yoboseyo Hyesungie, ada apa?” Hyoyeon menjawab telefon.

“Hyoyeon… Eunhyuk oppa…”

“hey,kenapa suaramu terdengar seperti habis menangis. Kenapa? Ada apa dengan Eunhyuk?” ujar Hyoyeon

“Eunhyuk oppa kecelakaan,dan dia sedang dioperasi sekarang” aku berusaha tegar

“ya tuhan, kau dimana sekarang? Aku akan kesitu”

“di Seoul hospital. Oh iya,badanku basah kuyup,bisakah kau bawakan baju ganti?. Palli!!”

“baiklah Hyesung. Aku segera kesitu” aku menutup telefon

Layar handphoneku… terpampang jelas sebuah foto yang menjadi wallpapernya. Foto yang diambil kemarin sore saat aku dan Eunhyuk oppa sedang makan di cafe.

Difoto itu Eunhyuk oppa masih terlihat sangat gembira, gummy smilenya terbuka lebar, sangat menggemaskan.

Tapi sekarang? Namja ini sedang mempertaruhkan nyawanya.

Mengapa secepat ini semuanya terjadi?

Tak lama kemudian,seorang namja datang menghampiriku, Donghae-ssi.

“Hyesung,apa yang terjadi?” raut wajahnya terlihat sangat khawatir

“Eunhyuk oppa kecelakaan,dan dia sekarang kritis” tangisku pecah kembali, aku menutup wajahku dengan kedua telapak tanganku. Donghae memelukku,mencoba menenangkanku.

“badanmu basah Hyesung,pasti kau kedinginan” ujarnya

“jangan takut,Eunhyuk pasti selamat. Dia orang yang kuat” lanjutnya dengan suara lembut

“berdoalah kepada tuhan!”

Sedangkan air mataku malah semakin menetes.

Tak berselang lama,seorang perempuan yang sangat familiar datang.

“Hyesungie” Hyoyeon tiba-tiba memelukku dan ia ikut menangis

“Han Hyesung,ini kubawakan baju ganti, sana, cepat ganti kau pasti kedinginan!!” Hyoyeon menyodorkan kantong berisi pakaian.

Aku segera menuju toilet terdekat dan mengganti pakaianku.

Saat aku baru saja kembali tak lama kemudian seorang lelaki berbaju putih keluar dari ruang operasi, dialah dokter Kim, dokter yang mengoperasi Eunhyuk oppa.

“bagaimana dok?” aku langsung menyerbunya

Ada apa ini? Kebapa raut wajahnya terasa aneh. Sepertinya…..

“jangan sedih, mungkin ini sudah takdir tuhan” jawab dokter Kim

“ma… maksud dokter?” aku memperjelas pendengaranku

“kami sudah berusaha semampu kami,tapi tuhan berkehendak lain” dokter Kim menepuk-nepuk bahuku.

“dokter, Eunhyuk oppa??” rasanya seperti berton-ton besi menghantam kepalaku

“dia tidak bisa terselamatkan, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi ini lah takdir tuhan!!” dokter Kim berwajah sedih,tanda kegagalan baru saja Ia terima.

“Eunhyuk oppaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” aku berteriak sejadinya. Rasanya duniaku seperti berakhir, aku kehilangan orang yang selama ini selalu ada untukku.

____________________________

 

Author POV

 

Tak lama, jasad Eunhyuk dibawa keluar ruang operasi, tubuhnya ditutupi kain putih.

Hyesung semakin tak kuasa melihatnya, laki-laki yang sangat ia sayangi  kini sudah terbujur kaku.

“oppaaaa…. Eunhyuk oppaaaaaaa” tangisan Hyesung sangat kencang, menggema diseluruh sudut rumah sakit.

Tubuhnya melemas dan ambruk. Hyesung pingsan karena tak kuat menerima kenyataan.

Sementara Donghae segera menggendong Hyesung.

Jasad Eunhyuk dimasukkan kedalam peti jenazah dan segera dibawa kedalam mobil jenazah, yang akan membawanya kerumah duka.

Hyoyeon dan Donghae masuk kedalam mobil mereka masing-masing, mengikuti arah mobil jenazah itu.

____________________________

 

Hyesung POV

Disinilah aku sekarang, duduk di depan gundukan tanah. Gundukan tanah yang berisi tubuh namjachinguku, gundukan tanah yang penuh dengan taburan bunga, gundukan tanah yang mempunyai sebuah batu nisan yang bertuliskan :

 

Rest In Peace

LEE HYUK JAE

Lahir : 04 April 1986

 

Kenapa?

Kenapa kau harus meninggalkanku disaat hari yang sangat membahagiakan untuk kita?

Kenapa? Kenapa kau harus pergi?

Andai saja waktu bisa berputar kembali,

Aku sangat mencintaimu oppa..

Kau yang selalu ada untukku,

Kau yang selalu menghapus segala kesedihanku.

Maaf jika aku belum bisa memberimu kebahagiaan,

Maaf oppa…..

Aku tidak bisa menemanimu di sana..

Tenang saja,

Aku pasti akan menyusulmu kesana,

Cepat atau lambat.

Saranghae yeongwonhi, nae chagiya…

 

_________________________

 

Author POV

Hyesung tersenyum menatap gundukan tanah dihadapannya. Ia menghapus air matanya lalu bangkit dari tempat duduknya dan bergegas menuju mobilnya. Meninggalkan kekasihnya sendirian. Samar-samar, dari kejauhan terdapat sosok namja tampan yang berpakaian serba putih. Ia tersenyum menatap Hyesung, yang pergi meninggalkan tempat peristirahatan terakhirnya.

 

“Hyesungie!!!” terdengar suara lembut yang menyatu dengan angin.

 

“Eun…. hyuk.. oppa..” mulutnya menganga saking tak percayanya. Ia sekarang berada di depannya

 

“Saranghae, yeongwonhi. . .” ia mendekat dan memeluk Hyesung. Ia merasakan ini sangat nyata

 

“Jangan sedih chagi, nanti kita pasti akan bertemu” lanjutnya

 

“kau yang aku mau sepanjang hidupku. . .” Hyesung membalas pelukannya. . .

 

Saranghaeyo….

 

-THE END-

 

Mian kalo ff’nya gaje banget ==”

Dan mian ya JEWELS, Eunhyuknya berakhir sad.

Gomawo yang udah baca ^^

Silahkan tinggalkan jejak!!

^^